Iklan

Kamis, 27 November 2025, November 27, 2025 WIB
Last Updated 2025-11-27T06:41:08Z
InternasionalNasionalPendidikan

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Sukses Gelar Seminar Internasional 3rd Aviner 2025: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri sebagai Peserta dan Apresiasi Pencapaian Kampus

Certificate Of Appreciation - UNSURYA 2025


Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Sukses Gelar Seminar Internasional 3rd Aviner 2025: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri sebagai Peserta dan Apresiasi Pencapaian Kampus

Jakarta - Kegiatan akademik bertaraf internasional semakin menunjukkan pertumbuhannya di Indonesia. Hal ini tercermin dari terselenggaranya 3rd Aviner 2025, sebuah seminar ilmiah yang diinisiasi dan dipelopori oleh Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya). Forum ini menjadi ruang pertemuan para akademisi, peneliti, dan praktisi lintas disiplin dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi terbaru.

Salah satu peserta yang turut hadir adalah Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D., akademisi dan praktisi maritim yang telah lama berkarya di bidang penelitian, keselamatan pelayaran, dan manajemen risiko maritim. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Eddy tidak tampil sebagai pemakalah atau penerima penghargaan utama, melainkan sebagai peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan seminar secara penuh. Meski demikian, ia mendapatkan E-Certificate sebagai bukti partisipasi dalam acara tersebut. 

Apresiasi Prof. Eddy terhadap Keberhasilan Penyelenggaraan Seminar Internasional

Prof. Eddy menyampaikan kebanggaannya terhadap keberhasilan Unsurya dalam menyelenggarakan ajang ilmiah dengan standar global. Menurutnya, kemampuan sebuah perguruan tinggi nasional untuk mengelola seminar internasional secara profesional merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan menjadi dorongan bagi dunia akademik Indonesia untuk terus berkembang.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Unsurya bukan sekadar pencapaian institusi, melainkan bukti bahwa ekosistem ilmiah Indonesia mampu berdiri sejajar dengan forum akademik internasional lainnya. Seminar ini juga membuka ruang kolaborasi bagi dosen, mahasiswa, serta peneliti untuk membangun jaringan global yang lebih luas, sebuah langkah strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi nasional.

Peran Aviner sebagai Forum Ilmiah Multidisipliner

Sebagai ajang yang mempertemukan beragam disiplin ilmu, 3rd Aviner 2025 menjadi sarana pertukaran gagasan mengenai teknologi, bisnis, keselamatan, sosial-humaniora, serta berbagai bidang yang relevan dengan perkembangan global. Prof. Eddy menilai bahwa forum seperti Aviner memiliki fungsi penting dalam memperkaya perspektif akademisi Indonesia dan meningkatkan kualitas riset nasional.

Menurutnya, partisipasi dalam forum internasional memberikan kesempatan bagi peneliti untuk memahami tren ilmiah terkini, mengadopsi praktik terbaik dari negara lain, serta memperkuat budaya akademik berbasis riset. Kehadiran peserta dari luar negeri semakin menegaskan kelas dan reputasi Aviner sebagai seminar yang layak diperhitungkan di kawasan Asia.

Kebanggaan bagi Indonesia dan Masa Depan Dunia Akademik

Bagi Prof. Eddy, kesuksesan Unsurya dalam mempelopori seminar internasional ini merupakan bukti nyata bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu melampaui batas domestik dan berperan aktif dalam percakapan ilmu pengetahuan global. Ia memandang pencapaian tersebut sebagai titik terang bagi masa depan akademik Indonesia—bahwa kualitas penyelenggaraan, kapasitas organisasi, dan komitmen terhadap standar ilmiah internasional sudah berada dalam jalur yang tepat.

Selain menjadi momentum akademik, seminar ini memperlihatkan betapa pentingnya peran universitas dalam membangun reputasi bangsa. Ketika sebuah institusi pendidikan mampu menyelenggarakan forum ilmiah yang dihormati, dampaknya tidak hanya memperkuat kredibilitas kampus, tetapi juga mengangkat posisi Indonesia di tengah komunitas ilmiah internasional.

Penutup

Kehadiran Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono sebagai peserta dalam 3rd Aviner 2025 menegaskan dukungannya terhadap perkembangan dunia akademik nasional. Sementara itu, keberhasilan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dalam memimpin penyelenggaraan seminar internasional tersebut menjadi cerminan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam melahirkan forum-forum ilmiah berkelas global.

Prestasi ini menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan tidak hanya berasal dari individu, tetapi dari kolaborasi luas antara akademisi, institusi pendidikan, dan komunitas global. Dengan fondasi yang semakin kuat, Indonesia bergerak mantap menuju posisi terhormat dalam peta akademik dunia.

*****

Salam Redaksi,.