GLOBAL MARITIME LEADERSHIP. INFO -
JAKARTA, 2025 - Memasuki Tahun Baru 2026, banyak orang berhenti sejenak untuk menata kembali harapan, tujuan, dan makna perjalanan hidup yang telah dilalui. Di tengah dinamika global yang terus berubah, ucapan Tahun Baru bukan sekadar formalitas, melainkan momentum refleksi dan kebangkitan. Dalam suasana inilah Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, PhD, menyampaikan pesan Tahun Baru yang sarat makna, membangkitkan optimisme, dan mengajak semua kalangan untuk melangkah ke depan dengan keberanian serta integritas.
Sebagai akademisi, praktisi maritim, dan pemimpin pemikiran yang konsisten menggaungkan nilai-nilai kemanusiaan, Prof. Eddy menekankan bahwa Tahun Baru adalah kesempatan untuk memperbarui komitmen terhadap diri sendiri dan sesama. Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. “Tahun 2026 bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling teguh menjaga arah,” ungkapnya dalam pesan yang disampaikan dengan nada menenangkan sekaligus menggugah.
Pesan tersebut tidak hanya menyasar kalangan profesional atau akademisi, tetapi juga masyarakat luas—para pelajar, pekerja, pelaut, pendidik, hingga keluarga di rumah. Prof. Eddy mengajak semua orang untuk memandang tantangan sebagai ruang pembelajaran. Ia menegaskan bahwa kegagalan bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter. Dalam setiap tantangan, selalu ada pelajaran yang menuntun kita menjadi pribadi yang lebih bijak.
Tahun 2025, sebagaimana diakui Prof. Eddy, telah menghadirkan beragam ujian: ketidakpastian ekonomi, percepatan teknologi, serta perubahan sosial yang menuntut adaptasi cepat. Namun, ia mengingatkan bahwa manusia dianugerahi kemampuan untuk belajar, beradaptasi, dan bertumbuh. “Jangan biarkan perubahan mengalahkan kita. Jadikan perubahan sebagai sahabat yang menempa daya tahan dan kreativitas,” pesannya.
Dalam ucapan Tahun Baru tersebut, Prof. Eddy juga menyoroti pentingnya nilai kebersamaan dan empati. Di era yang serba cepat dan kompetitif, ia mengajak semua orang untuk tidak kehilangan sisi kemanusiaan. Menurutnya, keberhasilan sejati tidak diukur semata oleh pencapaian individu, tetapi oleh sejauh mana kita mampu memberi dampak positif bagi orang lain. Kepedulian, kejujuran, dan kerja sama menjadi fondasi yang harus terus dijaga.
Lebih jauh, Prof. Eddy menggarisbawahi peran generasi muda sebagai penentu arah masa depan. Ia mendorong kaum muda untuk berani bermimpi besar, namun tetap membumi dengan etika dan tanggung jawab. Pendidikan, kata dia, bukan hanya soal pengetahuan, tetapi pembentukan karakter yang tangguh dan berintegritas. Tahun 2026 diharapkan menjadi tahun lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati.
Bagi dunia maritim dan profesional, Prof. Eddy menyampaikan pesan khusus tentang pentingnya keselamatan, disiplin, dan kepemimpinan yang melayani. Ia menekankan bahwa keunggulan tidak lahir dari arogansi, melainkan dari kerendahan hati untuk terus belajar. Nilai-nilai ini, menurutnya, relevan di semua bidang kehidupan—di kantor, di ruang kelas, maupun dalam keluarga.
Menutup pesannya, Prof. Eddy mengajak semua orang untuk memasuki Tahun Baru 2026 dengan hati yang bersyukur dan pikiran yang jernih. Ia percaya bahwa harapan akan selalu menemukan jalannya bagi mereka yang tidak menyerah. “Mari kita songsong 2026 dengan keberanian untuk berubah, keteguhan untuk bertahan, dan ketulusan untuk berbagi,” ujarnya.
Ucapan Tahun Baru dari Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ajakan untuk hidup lebih bermakna. Di awal 2026 ini, pesannya menjadi pengingat bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk menjadi versi terbaik dari diri kita—bagi diri sendiri, bagi sesama, dan bagi masa depan yang lebih baik.
Salam Redaksi,.