![]() |
| Foto Istimewa |
GLOBAL MARITIME LEADERSHIP.INFO - Wawasan Hukum Nusantara (WHN) kembali menegaskan posisinya sebagai organisasi masyarakat yang serius membangun fondasi keilmuan dan kebangsaan di bidang hukum. Melalui Surat Keputusan Nomor 055/SK.WHN/X/2025, WHN secara resmi mengangkat Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. sebagai Anggota Dewan Penasehat. Penunjukan ini menjadi bagian dari penguatan struktur Dewan Pengurus Pusat (DPP) sekaligus langkah strategis untuk menjawab tantangan hukum nasional yang semakin kompleks.
Pengangkatan tersebut dilandasi oleh kebutuhan organisasi akan figur yang memiliki rekam jejak kuat, pemahaman lintas sektor, serta kapasitas intelektual yang mumpuni. Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono dikenal luas sebagai akademisi dan praktisi maritim yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu kepelautan, kepemimpinan, keselamatan kerja, hingga manajemen risiko. Latar belakangnya yang panjang di dunia pelayaran dan pendidikan tinggi dinilai sejalan dengan visi Wawasan Hukum Nusantara dalam menghadirkan perspektif hukum yang kontekstual dan aplikatif.
Sebagai organisasi yang telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, WHN menempatkan Dewan Penasehat sebagai pilar penting dalam memberikan arah pemikiran strategis. Dewan ini berperan memberikan nasihat, masukan kebijakan, serta pandangan kritis terhadap berbagai isu hukum dan kebangsaan. Kehadiran Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di dalamnya diharapkan memperkaya sudut pandang organisasi, khususnya dalam isu-isu yang bersinggungan dengan sektor maritim dan ekonomi kelautan.
Dalam struktur Dewan Penasehat WHN, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono bergabung bersama sejumlah tokoh nasional dari latar belakang akademisi hukum, praktisi, serta purnawirawan perwira tinggi. Komposisi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas disiplin yang menjadi ciri khas Wawasan Hukum Nusantara. Organisasi ini meyakini bahwa pembangunan hukum nasional membutuhkan dialog antara teori, praktik, dan pengalaman lapangan yang beragam.
Pengangkatan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono juga dinilai relevan dengan posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan. Tantangan hukum di sektor kelautan dan pelayaran tidak hanya menyangkut regulasi, tetapi juga keselamatan kerja, perlindungan sumber daya manusia, tata kelola industri, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan pengalaman panjang di dunia maritim, Prof. Eddy diharapkan mampu memberikan perspektif yang membumi dan solutif terhadap isu-isu tersebut.
Wawasan Hukum Nusantara sendiri memiliki visi menjadi ruang intelektual dan gerakan sosial yang mendorong penegakan hukum berkeadilan serta berorientasi pada kepentingan bangsa. Melalui kajian, diskusi publik, dan advokasi pemikiran, WHN berupaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis bagi berbagai pemangku kepentingan. Penguatan struktur Dewan Penasehat merupakan bagian dari upaya tersebut, agar setiap langkah organisasi memiliki landasan pemikiran yang kokoh.
Bagi Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, kepercayaan yang diberikan ini merupakan bentuk amanah untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Peran sebagai Anggota Dewan Penasehat membuka ruang kontribusi yang lebih luas, tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga dalam memberikan pandangan strategis terhadap isu-isu hukum dan kebijakan publik. Sinergi antara perspektif hukum dan maritim menjadi nilai tambah yang signifikan bagi WHN.
Di tengah dinamika global, transformasi teknologi, dan perubahan lanskap ekonomi, organisasi kemasyarakatan dituntut untuk adaptif dan visioner. Wawasan Hukum Nusantara memandang bahwa keberagaman latar belakang di dalam struktur organisasinya merupakan kekuatan utama. Kehadiran figur multidisipliner seperti Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono menjadi bukti komitmen WHN untuk tidak terjebak pada pendekatan sektoral semata, melainkan membangun pemikiran hukum yang holistik.
Pengangkatan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Wawasan Hukum Nusantara membuka ruang seluas-luasnya bagi kontribusi para pemikir dan praktisi terbaik bangsa. Dengan dukungan Dewan Penasehat yang solid, WHN optimistis dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam diskursus hukum nasional, memberikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif, serta mendorong terwujudnya sistem hukum yang adil, responsif, dan berkeadaban.
Masuknya Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. ke jajaran Dewan Penasehat bukan sekadar penambahan nama dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, pengangkatan ini mencerminkan arah gerak Wawasan Hukum Nusantara yang ingin memadukan kekuatan intelektual, pengalaman lapangan, dan semangat pengabdian untuk Indonesia yang lebih kuat di bidang hukum dan kemaritiman.
******
Salam Redaksi,.

